‘Sayang Sekali Kita Tidak Bisa Terbang Dengan Kebahagiaan’ – Jose Mourinho Yakin Manchester Akan ‘Bergabung’ Setelah Serangan Teror

Jose Mourinho mengatakan “hati dan pikiran” semua orang di Manchester United terkena serangan mengerikan yang menewaskan 22 orang dan melukai lebih banyak lagi.

Sebuah ledakan mengguncang kota pada Senin malam ketika sebuah bom dilepaskan pada akhir sebuah konser oleh bintang pop Ariana Grande di Arena Manchester.

Polisi Manchester United telah mengkonfirmasi 22 orang tewas dan 59 terluka dalam serangan yang mengejutkan dunia tersebut.

Setelah kejadian tersebut, UEFA menerima permintaan resmi United untuk membatalkan konferensi pers mereka menjelang final Liga Europa, sementara tim tersebut mengadakan hening sebentar sebelum berlatih di Swedia.

Kelompok teror Negara Islam mengklaim bertanggung jawab atas pemboman yang menurut manajer United, Mourinho, mendominasi pemikiran mereka menjelang menghadapi Ajax di Stockholm.

“Kami sangat sedih dengan kejadian tragis tadi malam, kami tidak dapat melepaskan diri dari pikiran dan hati kami para korban dan keluarga mereka,” kata Portugis.

“Kami memiliki pekerjaan yang harus dilakukan dan kami akan terbang ke Swedia untuk melakukan pekerjaan itu. Sayang sekali kami tidak bisa terbang dengan kebahagiaan yang selalu ada sebelum pertandingan besar.

“Saya tahu, bahkan dalam waktu singkat di sini, orang-orang Manchester akan bergabung sebagai satu.”

Old Trafford ditutup untuk umum dan United mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “staf klub siap membantu polisi dan layanan darurat lainnya dengan cara apa pun yang mungkin diperlukan pada saat yang menantang bagi kota kita”.

Sentimen tersebut digaungkan oleh wakil ketua eksekutif Ed Woodward dalam sebuah email kepada staf yang mengkonfirmasi pembatalan pesta Liga Europa hari Rabu di Victoria Warehouse.

Sumber: http://bandarbolaresmi.info

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*